Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Potensi PAD, Bupati Batang Ingin Agroeduwisata Clapar Petik Jeruk Dapat Dijadikan BUMD

22
×

Potensi PAD, Bupati Batang Ingin Agroeduwisata Clapar Petik Jeruk Dapat Dijadikan BUMD

Share this article
Example 468x60

Batang (aksennews.com) — Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama keluarga memetik jeruk langsung dari pohon di Agroeduwisata Balai Benih Pertanian Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Rabu (18/6/2025).

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, hari ini merasakan langsung wisata petik buah yang ada di Clapar Kabupaten Batang dengan pengembangan bibit jeruk berkualitas.

Example 300x600

“Hal ini untuk mengetahui langsung fungsi wisatanya yang dapat dimaksimalkan dengan dikelola secara komprehensif dengan skema patnership dengan pihak ketiga ke depannya,” jelasnya.

Melihat kualitas buah yang ada di sini cukup bagus dan menurut saya, karena memang susah kita temukan di tempat yang lain dengan beberapa varietas unggul yang bisa dikembangkan.

“Dimana kita dikaruniai tanah yang subur dan UPTD ini berhasil membuktikannya dengan mengembangkan beberapa varietas yang itu mungkin di daerah lain tidak bisa tumbuh ternyata dikembangkan di Kabupaten Batang bisa tumbuh seperti varietas RGL, Keprok Monita, Borneo, Citaya, Trigas, dan Krisma,” terangnya.

Faiz juga menyebutkan, hasil panen saat ini, satu hektarnya dengan kapasitas 400 pohon bisa menghasilkan 8 ton buah jeruk dengan setiap panen setahun sekali. Tetapi memang pengelolaan belum maksimal seperti belum ada tempat feeding hewan dan kafe atau restoran sebagai penunjang lokasi dan kebutuhan fasilitas pengujung.

“Untuk itu, saya sedang merancang penjajakan bekerjasama dengan pihak ketiga supaya dapat cost maintenance dengan punya pengalaman yang cukup bagus,” tegasnya.

Jadi ke depan ini bisa mengarah ke BUMD dengan pengelolaan yang baik dan hasilnya lebih menguntungkan agar bisa menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Agroeduwisata Clapar menyajikan denganharga Rp15 ribu per kilogram, pengunjung bebas memetik dan membeli jeruk tanpa batasan jumlah, sambil mempelajari proses budidaya tanaman,” ujar dia.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *