Kediri (aksennews.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri Raya kembali menggelar Turnamen Catur Terbuka V Tahun 2025 bertajuk PWI CUP V yang berlangsung di Auditorium SMAN 5 Taruna Brawijaya, Kediri, pada Sabtu (30/11/2025). Kegiatan tahunan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional sekaligus menjadi ajang pembinaan olahraga catur di kalangan pelajar dan masyarakat umum.
Ketua Panitia Turnamen Catur Terbuka V Tahun 2025, Misono, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai wadah pencarian bakat atlet catur sejak usia dini di wilayah Kediri Raya dan Jawa Timur.
“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan serta penjaringan bibit unggul atlet catur yang nantinya dapat dibina lebih lanjut,” ujarnya dalam sambutan di hadapan para peserta dan Wali Kota Kediri, Vinanda.
Misono yang juga menjabat sebagai Sekretaris PWI Kediri Raya periode 2024–2027 menyebutkan bahwa para peserta bertanding dalam tiga kategori, yakni kelompok usia 12 tahun (U12), 16 tahun (U16), serta Kategori Umum.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dalam sambutannya menegaskan bahwa olahraga catur memiliki nilai edukatif yang sangat penting bagi generasi muda. Menurutnya, catur bukan sekedar permainan, tetapi media pembelajaran untuk melatih fokus, daya pikir kritis, dan kedisiplinan.
“Catur ini melatih anak-anak kita untuk fokus dan berpikir kritis. Kalau tidak fokus, maka setiap langkahnya bisa berakibat fatal. Dari sinilah anak-anak belajar tentang kehati-hatian dan tanggung jawab atas setiap keputusan,” tutur Vinanda.
Ia juga menambahkan bahwa turnamen ini menjadi ajang silaturahmi antaratlet, mengingat peserta tidak hanya berasal dari Kota dan Kabupaten Kediri, tetapi juga dari Surabaya dan berbagai daerah lain di Jawa Timur.
“Selain berkompetisi, ini juga menjadi wadah untuk menjalin silaturahmi. Saya berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. Jangan hanya fokus pada kemenangan, tetapi nikmati dan maknai setiap langkah yang kalian tempuh menuju keberhasilan,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Vinanda mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar dan berkembang, serta menumbuhkan mimpi menjadi atlet catur berprestasi hingga ke tingkat internasional.
“Gunakan momen ini untuk belajar, saling mengenal, dan mengasah kemampuan. Saya berharap dari Kediri dan Jawa Timur akan lahir atlet-atlet catur hebat yang tidak hanya berjaya di tingkat daerah dan nasional, tetapi juga mampu berkiprah di ajang internasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Kediri, Syamsul Bahri, menyambut baik pelaksanaan PWI CUP V yang dinilainya telah menjadi agenda rutin yang selalu ditunggu-tunggu oleh para atlet catur.
“Turnamen seperti ini memang menjadi agenda yang dinanti para pecatur. Di Kota Kediri sendiri kita sudah memiliki beberapa turnamen yang cukup membanggakan, seperti Wali Kota Cup, dan sebelumnya juga ada Kajari Cup. Ini menunjukkan bahwa pembinaan catur di Kediri berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ungkap Syamsul Bahri.
Ia menambahkan, sinergi antara PWI, pemerintah daerah, dan Percasi menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem olahraga catur yang sehat dan kompetitif, sekaligus memberikan lebih banyak ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang.
Untuk diketahui, Turnamen Catur Terbuka ini memperebutkan total hadiah jutaan rupiah. Di setiap kategori, para peserta akan bersaing untuk merebutkan posisi Juara 1 hingga Juara 15, sehingga memberikan motivasi lebih besar bagi para pecatur untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Turnamen ini dihadiri oleh perwakilan Kejari Kediri, Ketua DPRD Kota Kediri, Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Kapolres Kediri Kota, Kapolres Kediri, Dandim 0809, Satpol PP Kota Kediri, Ketua Koni Kota Kediri, Kepala Imigrasi Kediri, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Kepala SMAN 5 Taruna Brawijaya, Dinas Kominfo Kota Kediri serta Tokoh masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung, dan para peserta terus menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Selain sebagai ajang olahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara insan pers, pemerintah daerah, pelajar, dan masyarakat umum melalui semangat sportivitas dan kebersamaan dalam memperingati Hari Pahlawan Nasional.(Aa/BG)











