Kediri (aksennews.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bekerjasama dengan Perum Bulog dan Bank Indonesia (BI), kembali menggelar Operasi Pasar Murni (OPM).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya menjelang perayaan Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Operasi Pasar Murni ini secara resmi akan berlangsung mulai 3 hingga 22 Desember 2025, setiap hari pukul 09.00 hingga selesai.
OPM menawarkan sejumlah komoditas pangan dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar pada umumnya. Program ini dikhususkan bagi warga ber-KTP Kota Kediri sebagai upaya subsidi langsung kepada masyarakat setempat.
Beberapa daftar harga komoditas utama dalam OPM ini meliputi:
- * Beras Premium: Rp 68.500/5kg
- * Minyak Goreng: Rp 15.000/liter
- * Gula Pasir: Rp 14.500/kg
- * Telur Ayam: Rp 24.500/kg
- * Bawang Merah: Rp 7.000/pack
- * Cabai Merah: Rp 7.000/pack
- * Cabai Rawit: Rp 7.000/pack
Pemkot Kediri, menekankan bahwa Operasi Pasar Murni dilaksanakan di 15 titik lokasi strategis yang tersebar di wilayah Kota Kediri. Hal ini bertujuan untuk memastikan pemerataan akses bagi seluruh warga.
OPM ini merupakan komitmen Pemkot Kediri untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama saat permintaan meningkat menjelang Nataru. Pemkot Kediri berharap warga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terbaik.
Berikut adalah sebagian jadwal dan lokasi pelaksanaan OPM yang tersebar di kelurahan dan kecamatan Kota Kediri:
- | 3 – 6 Desember : Kelurahan Mrican, Ngrogngo Sport Art Center, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Kota.
- | 8 – 12 Desember : Kelurahan Pojok, Kelurahan Kaliombo, Kelurahan Bawang, Kelurahan Lirboyo, Kelurahan Setonopande.
- | 15 – 19 Desember : Kelurahan Banaran, Kelurahan Bandar Lor, Kelurahan Semampir, Kelurahan Burengan, Kantor Kejaksaan Negeri.
- | 22 Desember : Kelurahan Bangsal.
Untuk diketahui, harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar, dan masyarakat diimbau untuk datang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.











