KARANGASEM ( Aksennews.com ) —–Sebagai wujud nyata pengabdian dan rasa bhakti terhadap tempat suci, serta untuk mempererat rasa kebersamaan di antara para anggota, Keluarga Besar YKKB Unit Denpasar Barat melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan sembahyang bersama di kawasan suci Pura Besakih, pada hari yang penuh berkah. Kegiatan spiritual dan sosial ini dilaksanakan di tiga pura utama yang berada di kompleks Pura Besakih, yaitu Pura Tirta Pingit, Pura Gelap, dan Pura Penataran Agung, Selasa (21/10) pagi WITA.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Kegiatan, I Gede Chandra Arka, yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pelestarian nilai-nilai luhur ngayah serta upaya menjaga kesucian pura sebagai pusat spiritual umat Hindu di Bali.

Sejak pagi hari, seluruh peserta berkumpul dengan semangat ngayah yang tinggi. Mereka bersama-sama melakukan pembersihan di sekitar area pura: menyapu halaman, membersihkan pelinggih, merapikan area tangga, dan mengumpulkan sampah organik maupun non-organik agar lingkungan pura kembali bersih, asri, dan suci. Selain membersihkan lingkungan fisik, kegiatan ini juga menjadi simbol penyucian batin, di mana setiap peserta diingatkan untuk menata hati dan pikiran agar selalu bersih dari hal-hal negatif.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, kegiatan dilanjutkan dengan sembahyang bersama di tiga pura utama. Di Pura Tirta Pingit, peserta memohon penyucian diri secara lahir dan batin agar senantiasa diberikan kejernihan hati. Di Pura Gelap, doa dipanjatkan agar selalu mendapat penerangan, kekuatan, serta tuntunan dalam menjalankan tugas dan pengabdian. Terakhir, di Pura Penataran Agung Besakih, seluruh peserta memohon kerahayuan jagat, keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan bagi seluruh umat serta kelestarian alam semesta.
Dalam sambutannya, I Gede Chandra Arka menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dan kesucian pura sebagai warisan leluhur yang memiliki nilai spiritual tinggi. “Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membersihkan lingkungan luar, tetapi juga belajar membersihkan diri secara spiritual. Kebersihan lahir dan batin adalah dasar dari kehidupan yang harmonis,” ujarnya dengan penuh makna.
Rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh rasa kebersamaan. Seluruh peserta merasa bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang tidak hanya memperindah lingkungan pura, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan memperdalam makna pengabdian tulus ikhlas.

Sebagai penutup, YKKB Unit Denpasar Barat menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Selain untuk menjaga kebersihan pura, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkokoh nilai-nilai kebersamaan, pengabdian, dan spiritualitas dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.
Dengan terlaksananya kegiatan bersih-bersih dan sembahyang di kawasan suci Pura Besakih ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa menjaga kesucian tempat suci bukan hanya kewajiban spiritual, tetapi juga tanggung jawab moral bagi setiap umat untuk melestarikan harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. (Gde Chandra Arka)
Redpel Aksennews Bali-Lombok: JR77













