AKSENNEWS KEDIRI – Suasana Balai Kota Kediri di Jalan Basuki Rahmat tampak lebih berwarna pada Rabu (25/2/2026) sore.
Senyum sumringah terpancar dari wajah para pengayuh becak dalam acara bertajuk “Becak On The Road”. Bukan sekadar kumpul biasa, momen ini menandai babak baru transportasi tradisional di Kota Kediri melalui penyerahan bantuan becak listrik yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyerahkan langsung unit becak listrik tersebut kepada para penerima manfaat. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam mendukung program pemerintah pusat terkait transisi energi ramah lingkungan.
Menariknya, bantuan ini bersumber dari dana pribadi Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk perhatian serius beliau terhadap kesejahteraan pekerja sektor tradisional.
Dalam sambutannya, Wali Kota Vinanda menegaskan bahwa transformasi ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Becak listrik ini adalah upaya Bapak Presiden untuk mendorong pemanfaatan transportasi ramah lingkungan. Saya titip pesan kepada Bapak dan Ibu sekalian untuk memanfaatkan serta merawat becak ini dengan sebaik-baiknya. Ingat, tidak boleh dijual,” tegas Vinanda dengan nada penuh pesan.
Acara penyerahan dikemas sangat hangat dengan rangkaian kegiatan budaya, hiburan, hingga momen buka puasa bersama. Ke depan, Pemkot Kediri memproyeksikan becak listrik ini sebagai bagian dari ekosistem wisata kota yang ikonik.
Untuk menjamin kelancaran operasional, Wali Kota Vinanda telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan infrastruktur pendukung, terutama Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).
Pemkot Kediri juga menggandeng PLN IP3 Kediri untuk memastikan fasilitas pengisian daya tersedia secara memadai di titik-titik strategis.
Bagi para pengemudi becak, inovasi ini adalah angin segar di tengah gempuran transportasi online.

Mbah Surip, warga Kelurahan Kemasan yang telah menarik becak sejak tahun 1984, tak mampu membendung rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, ini adalah kali pertama saya mendapatkan bantuan Becak listrik. Sejak 1984 narik becak kayuh mangkal di perempatan jalan Joyoboyo Kota Kediri. Semoga dengan becak listrik ini, peminat penumpang makin bertambah dan penghasilan bisa meningkat,” ungkapnya penuh harap, di usia 57 tahunnya.
Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi apik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait.
Selain menekan emisi karbon, langkah ini diharapkan mampu mengangkat derajat ekonomi para pengemudi becak di Kota Kediri.
Dengan integrasi teknologi dan dukungan infrastruktur yang matang, Kota Kediri optimis dapat menghadirkan moda transportasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga membawa kesejahteraan nyata bagi rakyatnya.











