BeritaBerita DaerahBG17 AKSENNEWS.COMLapas Kelas IIB Tabanan

Komitmen Dibuktikan, Lapas Tabanan Laksanakan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

16
×

Komitmen Dibuktikan, Lapas Tabanan Laksanakan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan

Share this article

TABANAN, BALI ( Aksennews.com ) —–INFO_PAS. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menegaskan bahwa komitmen mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari integritas seluruh petugas dan Warga Binaan (WB) melalui pelaksanaan test urine, Rabu (08/07). Kegiatan ini menjadi bentuk nyata penguatan pengawasan internal sekaligus langkah deteksi dini dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas ( Kalapas) Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan bahwa komitmen menuju Lapas yang bersih dari narkoba tidak cukup hanya diwujudkan melalui pengawasan terhadap WB, tetapi juga harus diawali dengan kesiapan seluruh petugas untuk menjadi teladan dalam menjaga integritas.

“Komitmen zero narkoba harus dimulai dari diri kita sendiri. Petugas dan WB memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Karena itu, kami tidak ingin komitmen ini berhenti sebagai slogan, tetapi dibuktikan melalui langkah-langkah nyata yang dilakukan secara konsisten. Siapa pun yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Prawira.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim Medis Lapas, seluruh petugas dan WB yang mengikuti test urine dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hasil tersebut menjadi cerminan bahwa komitmen menjaga integritas terus diwujudkan secara nyata oleh seluruh elemen di lingkungan Lapas Tabanan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KKPL), Nur Bagus Wahyudi menambahkan tes urine merupakan salah satu instrumen penting dalam sistem deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban. “Pencegahan selalu lebih efektif daripada penindakan. Melalui test urine berkala kami dapat memastikan lingkungan Lapas tetap steril dari penyalahgunaan narkoba sehingga seluruh program pembinaan maupun pelayanan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai tujuan Pemasyarakatan,” jelasnya.

Keberhasilan mempertahankan hasil negatif tersebut tidak dimaknai sebagai akhir dari pengawasan, melainkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga konsistensi dalam mewujudkan Lapas Tabanan yang aman, kondusif, dan benar-benar bebas dari narkoba.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan

Redpel Aksennews Bali-Lombok: JR77

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *