BeritaBerita DaerahBG17 AKSENNEWS.COMEdukasi Masyarakat

Dukung Ketahanan Pangan, FKBN Kediri Raya Akan Salurkan CSR Budidaya Lobster Air Tawar ke Ponpes Salafiyah

254
×

Dukung Ketahanan Pangan, FKBN Kediri Raya Akan Salurkan CSR Budidaya Lobster Air Tawar ke Ponpes Salafiyah

Share this article

KEDIRI (aksennews.com) – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan kemandirian ekonomi berbasis pesantren, Badan Koordinator Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kediri Raya berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa paket budidaya lobster air tawar.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Pondok Pesantren Salafiyah, Bandar Kidul, Kota Kediri, pada Sabtu (31/1/2026) pagi.

Rencananya penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala FKBN Kediri Raya, Akhir Kristiono, S.H., dan diterima oleh pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah, KH. Abu Bakar Abdul Jalil (Gus Ab). Program ini mencakup pemberian bibit lobster secara gratis serta pendampingan teknik budidaya yang intensif.

Akhir Kristiono menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan. Menurutnya, pemilihan komoditas lobster air tawar didasarkan pada nilai ekonomisnya yang tinggi dan teknik perawatannya yang dapat dipelajari dengan mudah.

“Kami akan memberikan edukasi teknik budidaya yang baik dan benar agar menghasilkan nilai ekonomi yang menjanjikan bagi para santri. Harapannya, program ini bisa menjadi pilot project yang memberikan manfaat bagi santri di seluruh Indonesia,” ujar Akhir Kristiono.

Program ini terlaksana atas kolaborasi dengan PT BA Sampoerna. Direktur Utama, Johan Antonius, menyampaikan apresiasinya kepada FKBN Kediri Raya yang telah memfasilitasi penyaluran CSR tersebut ke lembaga pendidikan agama.

“Kami berharap bantuan ini menjadi berkah bagi perusahaan dan masyarakat. Pondok Pesantren Salafiyah diharapkan menjadi percontohan budidaya lobster yang bisa dikembangkan secara masif. Kami berkomitmen untuk terus memberikan bimbingan teknis agar ekonomi masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren, dapat meningkat secara signifikan,” tutur Johan.

Gus Ab selaku pengasuh Ponpes Salafiyah menyambut baik program ini. Menurutnya, pembekalan keterampilan (soft skill) di bidang perikanan ini sangat penting sebagai bekal santri ketika terjun ke masyarakat nantinya.

Dengan adanya bimbingan berkelanjutan dari pihak FKBN Kediri Raya dan PT BA Sampoerna, budidaya ini diproyeksikan tidak hanya menjadi penyokong pangan lokal, tetapi juga menjadi unit usaha mandiri yang produktif bagi pondok pesantren hingga masyarakat luas.

Penulis Bimo Gunawan

Hadirkan berita akurat dan sensasional dalam setiap situasi, AKSENNEWS.com tetap berkomitmen menyajikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial Anda untuk terus mendukung jurnalisme kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *