Anggota Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan MengwiBeritaBG17 AKSENNEWS.COMKetua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan MengwiMajelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU)Nahdlatul Ulama (NU)Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Mengwi

H+1 Hari Raya Idul Adha 2025: Ketua MWC Nahdlatul Ulama Mengwi Badung Beserta Panitia Kurban Membagikan Daging Kurban

208
×

H+1 Hari Raya Idul Adha 2025: Ketua MWC Nahdlatul Ulama Mengwi Badung Beserta Panitia Kurban Membagikan Daging Kurban

Share this article
oppo_0

Abianbase (aksennews.com) —– Setelah hari Jumat pagi (06/06/2025) melakukan Salat Idul Adha berjemaah. Maka di H+1 hari raya Idul Adha 1446 H/2025 M, HM Sugeng selaku Ketua MWC (Majelis Wakil Cabang) Nahdlatul Ulama Kec. Mengwi, Kab. Badung, beserta Panitia Kurban baru melakukan Ibadah Kurban atau penyembelihan hewan kurban di Kantor Sekretariat MWC Nahdlatul Ulama (Showroom Ki Ageng Motor Abianbase) Kec. Mengwi, Kab. Badung, Prov. Bali, Jalan Raya Abianbase Banjar Gede, Kel. Abianbase, Sabtu (07/06/2025) siang WITA.

Adapun syarat orang boleh berkurban adalah yakni Muslim, baligh (diambil dari kata bahasa Arab yang secara bahasa memiliki arti “sampai”, maksudnya “telah sampainya usia seseorang pada tahap kedewasaan”) dan berakal serta mampu.

Kali ini, HM Sugeng (Ketua/Pengurus MWC Nahdlatul Ulama Mengwi, Badung) beserta Panitia Kurban menyembelih 8 ekor kambing (berumur dua tahun) dan 2 ekor sapi kurban (berumur dua tahun dan telah masuk tahun ketiga).

Daging kurban tersebut dibagikan (via kupon kurban) kepada seluruh Pengurus-Anggota MWC Nahdlatul Ulama Mengwi Badung dan masyarakat sekitar yang membutuhkan.

HM Sugeng selaku Ketua mengatakan, “Beragam Islam harus rela berkorban bisa dimaknai sebagai pengingat bahwa dalam menjalani ajaran Islam, pengorbanan adalah bagian penting dari keimanan dan pengabdian kepada Allah SWT (Subhanahu Wa Ta’ala).”

“Islam mengajarkan bahwa hidup seorang Muslim harus dilandasi oleh niat untuk beribadah dan taat kepada Allah SWT, yang seringkali membutuhkan pengorbanan, seperti harta, waktu, tenaga, nafsu serta keinginan pribadi, dan sebagainya.” tutupnya. (*JR77*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *