Kediri (aksennews.com) — Sejak pagi, ratusan warga lanjut usia datang bergiliran untuk menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) khusus lansia yang kembali disalurkan Pemerintah Kota Kediri menjelang akhir tahun. Meski usia mereka tak lagi muda, semangat para lansia tampak jelas dari raut wajah mereka yang antusias menunggu giliran, tampak memenuhi halaman Kantor Dinas Sosial Kota Kediri pada Selasa (9/12/2025).
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttakin, menjelaskan bahwa program BLT Lansia ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kota terhadap warga yang sudah tidak produktif dan tidak mendapat dukungan bantuan rutin dari pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa penerima bantuan merupakan lansia yang belum tercakup dalam program nasional seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
“BLT ini kita berikan kepada lansia yang masuk DTSEN desil 1 sampai 5 dan belum menerima bansos rutin dari pusat. Totalnya ada 491 penerima dari 46 kelurahan, masing-masing mendapatkan Rp1.200.000 untuk satu tahun,” jelas Imam.
Menurutnya, angka tersebut mencerminkan upaya pemerintah kota untuk memperluas perlindungan sosial bagi kelompok lansia yang kerap menghadapi keterbatasan ekonomi.
Lebih lanjut, Imam menyampaikan bahwa karena penyaluran dilakukan pada penghujung tahun, pemerintah berharap proses pencairan dapat berjalan cepat dan lancar. “Idealnya, seluruh pengambilan bisa selesai hari ini. Namun, jika ada penerima yang belum sempat hadir, mereka masih bisa mengambil bantuan di Bank Jatim hingga tanggal 12 Desember,” imbuhnya.
Untuk mekanisme pengambilan, penerima manfaat cukup membawa KTP sebagai identitas. Bagi lansia yang memiliki hambatan mobilitas atau kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk hadir, pengambilan dapat diwakilkan. Pihak keluarga atau kerabat dapat membawa surat kuasa yang diketahui oleh kelurahan untuk mencairkan dana bantuan. Seluruh pencairan dilakukan melalui Bank Jatim dengan mekanisme pembayaran tunai.
Selain memberikan kepastian terkait mekanisme, Imam menekankan bahwa bantuan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar para lansia. “Bantuan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan nutrisi tambahan, pampers, atau kebutuhan pendukung lain yang diperlukan para lansia. Kondisi tubuh mereka yang mulai menurun membuat bantuan seperti ini sangat penting,” jelasnya.
Di tengah proses penyaluran berlangsung, sejumlah lansia tampak duduk beristirahat sambil berbincang santai dengan petugas dan warga lainnya, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Salah satu penerima manfaat, Yatini (62), warga Kelurahan Manisrenggo, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya setelah menerima bantuan.
“Alhamdulillah, saya sangat senang. Saya sudah tidak banyak bekerja karena tenaga sudah tidak seperti dulu. Bantuan seperti ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Rencananya untuk beli makanan biar tetap kuat, kadang juga obat kalau sedang butuh,” ujar Yatini dengan senyum penuh haru. Ia juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Kediri yang menurutnya selalu hadir memberi perhatian bagi para lanjut usia.
Bagi Yatini dan banyak lansia lainnya, bantuan ini bukan sekadar angka nominal, melainkan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan mereka. Kehadiran BLT Lansia menjadi bukti bahwa meskipun usia telah senja, mereka tetap mendapatkan tempat dan perhatian dalam program pembangunan daerah.
Penyaluran BLT lansia ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Kediri untuk terus memperkuat sistem perlindungan sosial, memastikan warga lanjut usia dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih sehat, layak, dan bermartabat. Pemerintah berharap bantuan ini dapat memberikan dorongan positif bagi para lansia dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka di penghujung tahun dan menyongsong tahun yang baru.











