BeritaInfrastruktur

Minim Penerangan, Pemotor Asal Kandat Tabrak Material Proyek di Jalan Kapten Tendean

524
×

Minim Penerangan, Pemotor Asal Kandat Tabrak Material Proyek di Jalan Kapten Tendean

Share this article

KEDIRI (aksennews.com) – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di ruas Jalan Kapten Tendean, Kota Kediri, pada Senin (16/2/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor terjatuh setelah menghantam tumpukan material proyek yang berada di tengah jalan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini menimpa Edo, warga Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Saat itu, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol AG 3169 CX dari arah Terminal Lama Kota Kediri hendak pulang menuju Kandat.

Menurut pengakuan korban, insiden bermula saat ia melintas di lokasi yang kondisinya cukup gelap. Kurangnya pencahayaan membuat jarak pandang terbatas, sehingga ia tidak menyadari adanya material proyek berupa batu yang menumpuk hingga memakan badan jalan.

“Kaget karena minim penerangan dan tiba-tiba terjatuh,” ujar Edo saat ditemui di lokasi kejadian, sambil menahan rasa sakit.

Sementara itu, Dani, salah satu warga setempat yang berada di lokasi, membenarkan bahwa area di sepanjang Jalan Kapten Tendean tersebut memang rawan kecelakaan akibat minimnya Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di titik-titik tertentu.

“Kondisi jalan memang gelap. Korban menabrak batu proyek, dan saya bergegas langsung membantu memindahkan motor ke pinggir jalan raya,” ungkap Dani.

Warga sekitar mencatat bahwa material proyek tersebut sering kali menjadi titik bahaya bagi pengendara. Meski di area proyek sedianya sudah dipasang tanda pembatas, namun posisinya yang menjorok ke badan jalan membuat rambu tersebut kerap tertabrak oleh pengendara saat malam hari.

“Sempat ada tanda tapi ditabrak, sudah dibenahi lagi tertabrak lagi sampai beberapa kali ini tadi,” tambah Dani.

Menanggapi rentetan kejadian tersebut, praktisi hukum Akhir Kristiono, S.H., menduga tumpukan batu tersebut merupakan material dari proyek pembangunan saluran air yang tengah berlangsung di sepanjang Jalan Kapten Tendean. Ia menekankan pentingnya standar keselamatan kerja (K3) dan pemasangan rambu yang memadai agar tidak memakan korban lebih lanjut.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai kondisi pengamanan material di area tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *