KOTA KEDIRI, JATIM ( Aksennews.com ) —— Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Kediri, Faiqoh Azizah Muhammad, menyerahkan piala penghargaan kepada para pemenang Lomba Cerdas Cermat Kader TP PKK Pokja IV. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan kader dari seluruh kelurahan dan kecamatan se-Kota Kediri ini diselenggarakan di Ruang Soekarno Hatta BKPSDM pada Rabu (5/8/2026).

Ajang edukatif ini dinilai krusial untuk mengasah wawasan dan meningkatkan kapasitas para kader sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Gus Qowim tersebut sangat mengapresiasi antusiasme dan semangat belajar peserta yang begitu tinggi. Gus Qowim menegaskan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, melainkan dari pembangunan sumber daya manusia yang berakar dari keluarga. Di titik inilah peran Pokja IV TP PKK sangat strategis, mulai dari mendampingi ibu hamil, memantau balita, hingga mengedukasi masyarakat tentang pola hidup sehat.

Mengingat tantangan pelayanan kesehatan ke depan yang kian kompleks, Gus Qowim berharap Posyandu dapat terus bertransformasi. Ia berpesan agar para kader senantiasa adaptif, memperluas wawasan, dan tidak segan berbagi ilmu. Menurutnya, esensi dari kemenangan dalam lomba ini bukanlah sekadar meraih piala, melainkan bagaimana ilmu yang didapat bisa diaplikasikan secara nyata dalam melayani masyarakat. Acara ini juga turut dihadiri oleh Ketua Pokja IV TP PKK Kota Kediri, dr. Dwi Nugraheni, beserta jajaran anggotanya.

Adapun gelar Juara I Lomba Cerdas Cermat Kader TP PKK Pokja IV Kota Kediri Tahun 2026 berhasil diraih oleh Purwanti dari Kelurahan Pesantren yang berhak atas hadiah sebesar Rp2.000.000. Posisi Juara II ditempati oleh Endrik Ernawati dari Kelurahan Pojok dengan hadiah Rp1.500.000, disusul oleh Atin Agustiani dari Kelurahan Lirboyo sebagai Juara III yang membawa pulang Rp1.000.000. Sementara itu, untuk predikat Harapan I hingga Harapan III secara berurutan diraih oleh Trantri Andantika dari Kelurahan Setono Gedong (Rp900.000), Purwaningsih dari Kelurahan Setono Pande (Rp800.000), dan Iras Murdiawati dari Kelurahan Bawang (Rp700.000).











