KEDIRI (aksennews.com) – Sejalan dengan agenda Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, puluhan organisasi kesehatan diantaranya; Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Kediri-Nganjuk bersama Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin) Cabang Kediri Kota dan Kabupaten berpartisipasi aktif dalam kegiatan bakti sosial memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 bertema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”.
Program pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis ini diselenggarakan di tiga sekolah menengah pertama kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Sabtu (22/11/2025).
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Akhmad Khotib, M.Kes., menyampaikan bahwa layanan kesehatan yang diberikan dalam rangka HKN meliputi Skrining CKG, konseling kesehatan, penyuluhan, pemeriksaan kelainan refraksi pada anak sekolah, pembagian kacamata gratis bagi siswa dengan gangguan penglihatan (minus 1 ke atas), serta layanan pengobatan gratis.
Sementara itu, Ketua Iropin Kediri, Sugeng Riswanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi sedini mungkin gangguan refraksi pada pelajar, terutama di wilayah pinggiran dengan akses edukasi dan kesehatan yang masih terbatas.
“Kami melakukan skrining penglihatan dan jika ditemukan suspek refraksi langsung diberikan koreksi serta disiapkan kacamata bagi siswa yang membutuhkan. Alhamdulillah kegiatan ini didukung oleh beberapa donatur termasuk Gapopin yang telah mensupport penuh sehingga baksos ini berjalan lancar,” ujarnya.
Sugeng menambahkan bahwa dari tiga sekolah—SMPN 1 Kepung, SMPN 2 Kepung, dan MA Ma’arif NU—ditargetkan total 2.700 siswa menjalani skrining, dengan proyeksi pembagian sekitar 500 kacamata gratis, tergantung hasil pemeriksaan langsung di lokasi.
Disisi lain, Ketua Gapopin Pengcab Kediri–Nganjuk, Krisna Mu’afi menegaskan bahwa sinergi antara Gapopin dan Iropin telah menjadi kekuatan utama dalam kegiatan sosial ini.
“Kami selalu berperan bersama Iropin. Dua organisasi ini saling berkaitan—kalau Iropin mengadakan bakti sosial, Gapopin selalu mensupport. Sebaliknya, jika Gapopin mengadakan kegiatan sosial, Iropin pun ikut mendukung. Gapopin bergerak dari sisi pengusaha optik, sementara Iropin dari sisi pemeriksa kesehatan. Dua unsur ini selalu terkait dan selalu kompak,” ungkapnya.
Krisna juga menambahkan bahwa perkembangan industri kacamata saat ini semakin maju dan mampu menyesuaikan kebutuhan pelajar, baik dari sisi fungsi maupun gaya.
“Kacamata sekarang diproduksi dengan banyak model yang menyesuaikan gaya trendi anak-anak dan remaja. Pilihan lensanya juga semakin beragam. Kami selalu menyarankan penggunaan lensa anti radiasi, bahkan bagi anak-anak yang matanya normal sekalipun. Lensa ini penting untuk melindungi dari paparan gawai yang sekarang hampir tidak terpisahkan dari aktivitas belajar,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Iropin dan Gapopin berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan mata dan deteksi dini kelainan refraksi, sehingga generasi mendatang dapat tumbuh lebih sehat dan siap menghadapi tantangan di masa depan.











