BeritaHUKRIM

Bak Petir Di Siang Bolong, Pemuda Asal Tulungagung Menyesal Fitnah Ulama Nyentrik Kediri di Medsos

741
×

Bak Petir Di Siang Bolong, Pemuda Asal Tulungagung Menyesal Fitnah Ulama Nyentrik Kediri di Medsos

Share this article

KEDIRI (aksennews.com) – Jagat media sosial TikTok dihebohkan dengan komentar bernada tak senonoh yang menyasar salah satu ulama nyentrik asal Kediri berinisial DGT.

Terduga pelaku berinisial KWK, seorang pemuda asal Tulungagung, kini telah mengklarifikasi tindakannya dan menyampaikan permohonan maaf secara langsung setelah diusut dan diurus oleh Organisasi Yakuza Maneges.

Peristiwa ini bermula pada Rabu (11/2) siang, saat KWK melontarkan komentar yang dianggap menghina dan tidak berdasar melalui platform TikTok.

Unggahan komentar tersebut viral dengan cepat, memicu reaksi keras dari para pengikut dan santri yang merasa terluka atas tuduhan yang dialamatkan kepada sang Atasannya, terkhusus Tim Yakuza Maneges Indonesia.

Merespons hal tersebut, Tim Yakuza Maneges segera bergerak untuk menelusuri keberadaan pemilik akun @B_djiel Reborn.

Pada Kamis (12/2) pagi sekitar pukul 10:00 WIB, KWK dijemput di rumahnya di Tulungagung untuk dibawa menuju markas Yakuza Maneges kediri guna memberikan penjelasan.

Saat dimintai keterangan oleh awak media, KWK menyatakan penyesalan yang mendalam atas tindakannya..

“Saya mengaku khilaf. Sebenarnya saya tahu sosok beliau tidak seperti yang saya tuduhkan. Saat itu (siang hari -red) saya sedang beraktivitas kerja dan scroll scroll tiktok, spontan ikut-ikutan berkomentar negatif tanpa berpikir panjang. Saya sadar itu tidak pantas,” ujar KWK, pria kelahiran tahun 2002 itu.

Ia juga menyatakan siap menerima segala konsekuensi Yakuza Maneges baik secara hukum maupun sosial atas kegaduhan yang telah ditimbulkan.

“Saya akui apa yang ditulis di komentar itu sangat tidak baik dan aktivitas yang sangat kotor, serta tidak pantas. Saya meminta maaf dan inginkan damai saja,” imbuhnya.

Salah satu tim yang turut mengawal proses ini, berinisial YYK, membenarkan bahwa pihaknya telah mencari keberadaan KWK sejak malam hari setelah komentar tersebut viral.

“Ya tadi pagi saya berangkat jam 9, kami mendatangi rumahnya secara baik-baik untuk meminta pertanggungjawaban atas fitnah yang disebarkan (pelaku -red),” kata YYK singkat.

Masyarakat dan jamaah masih menunggu keputusan lebih lanjut, apakah permasalahan ini akan dianggap selesai melalui permohonan maaf atau akan dibawa ke ranah hukum melalui UU ITE.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di markas YAKUZA MANEGES Kediri, dibawah pimpinan sang ulama nyentrik di kecamatan Mojo, kabupaten Kediri terpantau kondusif.

Untuk diketahui, peristiwa ini diharapkan menjadi pelajaran bagi masyarakat luas untuk lebih bijak dalam bermedia sosial dan menjaga etika, terutama terhadap sosok yang dihormati dan abdi masyarakat.

Penulis BG17 feat DGT

Hadirkan berita akurat dan sensasional dalam setiap situasi, AKSENNEWS.com tetap berkomitmen menyajikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial Anda untuk terus mendukung jurnalisme kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *