BeritaBG17 AKSENNEWS.COMNASIONALPelatihan EkonomiPelatihan Kewirausahaan

Sinergi Strategis FKBN Kediri Raya dan PT BA Sampoerna : Perkuat Komcad Melalui Budidaya Lobster

586
×

Sinergi Strategis FKBN Kediri Raya dan PT BA Sampoerna : Perkuat Komcad Melalui Budidaya Lobster

Share this article

KEDIRI (aksennews.com) – Dalam upaya konkret mendukung kedaulatan pangan nasional, PT Bibit Alam (BA) Sampoerna melalui Divisi Bibitlobster resmi menggandeng Forum Kader Bela Negara (FKBN) Kediri Raya.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui kunjungan perdana jajaran pengurus FKBN ke markas besar PT BA Sampoerna di Jalan Sekoto, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, pada Selasa (13/1/2026).

Kunjungan ini bukan sekedar silaturahmi, melainkan peninjauan teknis terhadap potensi budidaya lobster air tawar sebagai pilar ekonomi baru bagi masyarakat.

Program ini dicanangkan sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang terintegrasi dengan penguatan Komponen Cadangan (Komcad) Pertahanan Negara di bidang logistik dan pangan.

Direktur Utama PT BA Sampoerna, Johan Antonius S, memaparkan visi besar perusahaan dalam menciptakan kemandirian ekonomi. Ia menegaskan bahwa PT BA Sampoerna Divisi Bibitlobster hadir sebagai kemitraan independen yang memprioritaskan kualitas dan keberlanjutan.

“Kami menyediakan indukan lobster berkualitas tinggi dengan mengikuti praktik terbaik (best practices) di bidang akuakultur. Fokus kami bukan hanya menjual bibit, tetapi membangun ekosistem. Kami memberikan bimbingan teknis dan konsultasi real-time kepada mitra untuk mendukung kebutuhan mereka yang berkelanjutan,” jelas Johan.

Lebih lanjut, Johan mengungkapkan bahwa model pendekatan berbasis masyarakat yang telah mereka jalankan selama ini telah diterima dengan sangat baik.

“Dibersamai tim yang hebat dengan pengalaman bertahun-tahun, kami siap untuk terus berinovasi. Saat ini, fokus kami adalah mempromosikan model ini di tingkat yang lebih luas demi mewujudkan terobosan baru di Indonesia,” tambahnya.

Perlu diketahui, program CSR yang digagas bersama FKBN Kediri Raya ini dirancang untuk menjawab keraguan masyarakat mengenai kerumitan budidaya.

Direktur Operasional PT BA Sampoerna, Didit Ardi R, menjelaskan bahwa kunci keberhasilan bisnis ini terletak pada edukasi yang konsisten.

“Meskipun mungkin terdengar rumit bagi pemula, budidaya lobster air tawar sebenarnya cukup mudah dilakukan dengan panduan yang tepat. Kami telah menyiapkan rencana pendampingan intensif mulai dari pemilihan indukan unggul hingga teknik budidaya yang efisien,” ujar Didit.

Rencana CSR ini akan mencakup beberapa poin krusial bagi masyarakat binaan:

  • Penyediaan Indukan Unggul: Memberikan akses mudah terhadap genetika lobster terbaik.
  • Edukasi Teknis: Pelatihan pembuatan kolam, pengaturan sirkulasi air, hingga pemantauan kualitas air secara berkala.
  • Konsultasi Terbuka: Pendampingan dari awal tebar benih hingga masa panen tiba untuk meminimalisir risiko kegagalan.
  • Pemberdayaan Hilirisasi: Melatih masyarakat mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala FKBN Kediri Raya, Akhir Kristiono, ST., SH., MH. (C), beserta jajaran melihat langsung bagaimana lobster air tawar tidak hanya dijual sebagai komoditas mentah. Mereka diperkenalkan pada berbagai olahan kreatif seperti bakso lobster, lumpia lobster, hingga tahu isi lobster.

Langkah hilirisasi ini merupakan bagian dari rencana CSR untuk menunjang ekonomi rumah tangga, di mana keluarga anggota FKBN Kediri Raya dan masyarakat sekitar dapat mengelola budidaya Lobster air tawar hingga usaha kecil berbasis olahan lobster.

Bagi FKBN Kediri Raya, kerja sama ini adalah manifestasi nyata dari nilai-nilai Bela Negara. Akhir Kristiono menegaskan bahwa kekuatan pertahanan sebuah bangsa sangat bergantung pada ketahanan pangannya.

“FKBN hadir untuk memastikan bahwa setiap kader (anggota -red) memiliki kontribusi nyata bagi negara. Melalui budidaya lobster ini, kita sedang membangun Komponen Cadangan yang kuat secara ekonomi. Jika masyarakat sejahtera dan pangan melimpah, maka secara otomatis ketahanan nasional kita akan meningkat,” tegas Akhir Kristiono.

Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera mengimplementasikan program pelatihan bagi anggota FKBN dan masyarakat luas di wilayah Kediri Raya.

Dengan sinergi antara keahlian teknis PT BA Sampoerna dan jaringan luas FKBN Kediri Raya, budidaya lobster air tawar diharapkan menjadi ikon baru ekonomi kerakyatan di Kabupaten dan Kota Kediri.

Penulis Bimo Gunawan

Hadirkan berita akurat dan sensasional dalam setiap situasi, AKSENNEWS.com tetap berkomitmen menyajikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial Anda untuk terus mendukung jurnalisme kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *