BeritaBerita DaerahEdukasi Masyarakat

Haul Eksklusif Gus Miek ke-34 dan Nyai Hj Lilik Suyati ke-7 : Kutip Pesan Bung Karno, Mbah Gus Robert Ajak Jamaah Rencanakan Masa Depan Akhirat

59
×

Haul Eksklusif Gus Miek ke-34 dan Nyai Hj Lilik Suyati ke-7 : Kutip Pesan Bung Karno, Mbah Gus Robert Ajak Jamaah Rencanakan Masa Depan Akhirat

Share this article

(Mbah Gus Robert Ungkap Tujuan Mendalam di Balik Semaan Al-Qur’an Dzikrul Ghofilin Gus Miek. Foto Istimewa)

KEDIRI AKSENNEWS – Puluhan ribu jamaah dari berbagai daerah di Indonesia memadati Kedhaton Gus Miek, Padepokan Loring Pasar Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (30/5/2026). Kehadiran massa ini dalam rangka menghadiri Majelis Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan, sekaligus memperingati Haul Eksklusif KH Chamim Djazuli (Gus Miek) ke-34 dan Ibu Nyai Hj. Lilik Suyati ke-7.

Acara sakral ini dihadiri oleh para tamu kehormatan, termasuk dzurriyat (keturunan) dari ulama kharismatik KH. Ahmad Djazuli, serta para tokoh agama dan masyarakat.

Dalam tausiyahnya di hadapan puluhan ribu hadirin, KH. Tijani Robert Saifunnawas, yang akrab disapa Mbah Gus Robert, menegaskan pentingnya keberadaan majelis tersebut. Ia menyebut majelis Semaan Al-Qur’an sebagai salah satu bentuk “pertamanan surga” di dunia, sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW.

Mbah Gus Robert menguraikan kembali esensi dan tujuan mendalam dari gerakan praktikum amaliah Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin yang diinisiasi oleh sang ayah, Gus Miek.

“Apa tujuan Gus Miek mendirikan kegiatan praktikum seperti ini? Tujuannya adalah untuk membentuk pribadi yang mau koreksi sampai menjadi orang yang tahu diri, belajar mengenal dirinya sendiri sampai kita bisa mengenal Allah,” ujar Mbah Gus Robert.

Ia juga mengingatkan para jamaah untuk senantiasa meyakini mukjizat Al-Qur’an, terutama perihal syafaat (pertolongan) di hari kiamat kelak. Menurutnya, Al-Qur’an akan berwujud menjadi sosok makhluk yang sangat indah untuk menolong orang-orang yang mencintai dan memuliakannya semasa di dunia.

“Baik yang lancar membaca Al-Qur’an maupun yang belum bisa membaca namun memiliki kecintaan besar terhadapnya, esok di hari kiamat sama-sama akan mendapat pertolongan dan syafaat,” tambahnya.

Writer: Bimo GunawanEditor: Redaktur AksenNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *